Perawatan pendampingan, dan pengawasan 24 jam untuk pasien di rumah. Seluruh kebutuhan pasien seperti makan, mandi, minum obat dan lain sebagainya menjadi tugas dan tanggung jawab perawat. Seluruh peralatan dan pakaian pasien menjadi tanggung jawab perawat. Membantu pasien untuk melakukan mobilitas kemana saja. Tugasdari Inspektorat Jenderal adalah untuk dapat melaksanakan pengawasan intern di lingkungan Kementerian Keuangan. Inspektorat Jenderal juga memiliki tanggung jawab sebagai staf yang tugasnya membantu Menteri Keuangan dalam hal meningkatkan efektifitas dan juga efisiensi dalam pencapaian tujuan. Dalam menjalankan tugasnya, Inspektorat SKUraian Tugas dan Tanggung Jawab (Job Description) Download: 5: File Size: 375.35 KB: Create Date: 12 October 2021: Download: NILAI IPK NILAI IKM . Berita Pengumuman Badan Peradilan Umum (Badilum) Serta Dari Badan Pengawasan TUGAS KEWAJIBAN DAN TANGGUNG JAWAB DEWAN PENGAWAS DAN PENASIHAT Dewan Pengawas dan Penasihat (DPP) ORARI DAERAH dalam melaksanakan fungsinya, mempunyai tugas dan kewajiban sebagai berikut : 1. Menghadiri Musyawarah, Rapat Kerja atau Rapat Pengurus Daerah. 2. Mengawasi dan Menasihati Pengurus didalam pengelolaan Organisasi. Berikuttungas dan tanggung jawab security: Mengamankan suatu aset, instansi, proyek, bangunan, properti atau tempat dan melakukan pemantauan peralatan, pengawasan, pemeriksaaa dan jalur akses, untuk memastikan keamanan dan mnecegah kerugian atau kerusakan yang disengaja. Melakukan tindakan preventif keamanan. cara memperbaiki charger laptop asus tidak mengisi. Pengawas Operasional dan Pengawas Teknis – Sesuai dengan Kepmen 555K tahun 1995 dijelaskan bahwa Kepala Teknik Tambang dalam melakukan tugas fungsinya di bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada pekerjaan ditambang, permesinan perlistrikan serta peralatannya dibantu oleh Pengawas Operasional dan Pengawas Teknis. Tanggung Jawab Pengawas operasional Bertanggung jawab kepada Kepala Teknik Tambang untuk keselamatan semua pekerja tambang yang menjadi bawahannya; Melaksanakan inspeksi, pemeriksaan, dan pengujian; Bertanggung jawab atas keselamatan, kesehatan, dan kesejahteraan dari semua orang yang ditugaskan kepadanya dan Membuat menandatangani laporan-laporan pemeriksaan, inspeksi dan pengujian Tanggung Jawab Pengawas teknis Bertanggung jawab kepada Kepala Teknik Tambang untuk keselamatan pemasangan pekerjaan serta pemeliharaan yang benar dari semua peralatan yang menjadi tugasnya Mengawasi memeriksa semua permesinan dan kelistrikan dalam ruang lingkup yang menjadi tanggung jawabnya; Menjamin bahwa selalu dilaksanakan penyelidikan, pemeriksaan, dan pengujian dari pekerjaan permesinan kelistrikan serta peralatan; Membuat menandatangani laporan dari penyelidikan pemeriksaan, dan pengujian; Melaksanakan penyelidikan dan pengujian pada semua permesinan dan peralatan sebelum digunakan, setelah dipasang, dipasang kembali atau diperbaiki Merencanakan menekankan dilaksanakannya jadwal pemeliharaan yang telah direncanakan serta semua perbaikan permesinan tambang, pengangkutan, pembuatan jalan, dan semua mesin-mesin lainnya yang dipergunakan. Sumber Saya adalah Pekerja di Salah Satu Perusahaan Pertambangan Batubara. Saya Lahir Di Salah Satu Daerah Di Kotabumi Lampung Utara. Recent Posts Apakah Anda sering mendengar kata supervisor? Jika Anda sudah berada pada dunia kerja istilah ini pasti sudah tidak asing lagi bagi Anda. Namun apakah Anda mengetahui secara jelas apakah supervisor itu? Supervisor adalah para atasan yang memiliki fungsi dan wewenang yang wajib Anda ketahui. Namun, sebenarnya tidak semua perusahaan memerlukan posisi khusus yang satu ini, khususnya perusahaan dengan skala kecil dengan pemilik bisnis masih bisa berinteraksi secara langsung tanpa memerlukan laporan untuk menghubungkan. Anda dapat memantau kinerja tim terkhusus tim penjualan dengan software CRM terbaik secara real time. Selain itu, dengan menerapkan software CRM terunggul ini Anda dapat meningkatkan prospek bisnis sehingga bisnis Anda tidak tertinggal dengan kompetitor. Software CRM terlengkap dari EQUIP ini juga dapat memproyeksikan target penjualan secara akurat. Pekerjaan seorang supervisor akan lebih mudah jika menggunakan bantuan software CRM ini. Artikel berikut ini akan membahas seluk beluk supervisor hingga bagaimana langkah yang dapat Anda lakukan jika ingin menjadi seorang supervisor Daftar Isi Apa Itu Supervisor? Perbedaan antara Supervisor dan Manajer Tugas dan Tanggung Jawab Pengawas Wewenang Pengawas di Perusahaan Langkah yang dapat Anda Lakukan untuk Menjadi Supervisor Kesimpulan Apa Itu Supervisor? Supervisor diambil dari bahasa Inggris yaitu supervise, yang artinya mengawasi atau memberikan pengarahan. Sehingga dapat dikatakan bahwa supervisor adalah individu yang memiliki wewenang untuk mengawasi, mengarahkan suatu teknis atau tata cara secara sistematis dan mengendalikan suatu pelaksanaan tata cara lainnya yaitu dengan memberikan perintah kepada staf bawahnya. Menurut Management Study Guide, supervisor atau pengawas adalah seseorang yang memiliki wewenang untuk mengawasi, mengelola, dan mengarahkan kinerja pegawai. Mereka adalah mantan pekerja yang sudah mendapatkan promosi ke posisi pengawas oleh para manajer. Tugas dari seorang pengawas berbeda-beda tergantung dari kebutuhan perusahaan. Namun, secara umum pengawas bertugas untuk memantau dan mengendalikan produktivitas pegawai agar proses bisnis berjalan lancar. Selain itu, mereka juga bertanggung jawab untuk memastikan bahwa semua pekerjaan berjalan dengan baik. Oleh karenanya, seorang pengawas harus melakukan pemeriksaan kualitas kerja serta kesehatan pegawai secara rutin. Baca juga CV ATS Hal Penting yang Mampu Membantu Anda Mendapatkan Karir yang Baik Perbedaan antara Supervisor dan Manajer Sebagian dari Anda apakah mengetahui bahwa supervisor dan manajer adalah hal yang berbeda? Kebanyakan jika Anda seorang pegawai baru, biasanya Anda tidak bisa membedakan keduanya. Hal ini merupakan masalah yang cukup wajar karena pada dasarnya tugas keduanya tidak jauh berbeda, yaitu mengawasi para pegawai. Akan tetapi, kedua posisi tersebut sebenarnya berbeda baik dari segi tanggung jawab maupun wewenangnya. Seorang manajer memiliki tugas untuk membuat keputusan tentang apa yang perlu sebuah tim kerjakan. Mereka harus menciptakan tujuan, fungsi, dan peran masing-masing anggota dan membuat komitmen yang memerlukan pengeluaran sumber daya. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa manajer merupakan para atasan yang berperan untuk membangun dan mengarahkan divisi atau departemen dalam sebuah perusahaan. Sedangkan pengawas adalah individu dengan tanggung jawab yang lebih berfokus secara internal. Mereka memiliki tugas untuk menerapkan semua keputusan yang diambil manajer dengan mengawasi pekerjaan pegawainya. Setelah manajer membuat keputusan, pengawas berperan untuk memutuskan langkah terbaik untuk melaksanakannya. Tidak jarang, mereka pun sering melakukan jenis pekerjaan yang sama dengan para pegawai seperti membuat laporan keuangan dan lainnya. Otomatiskan pembuatan laporan keuangan secara akurat dan dapat dilihat secara real-time menggunakan sistem akuntansi terbaik. Jadi pada intinya, wewenang manajer adalah untuk mengarahkan dan mengatur sedangkan pengawas mempunyai tugas untuk menerapkan keputusan manajer dan mengawasi kinerja pegawai. Tugas dan Tanggung Jawab Pengawas Setelah mengetahui pengertian supervisor serta perbedaannya dengan manajer. Bagian ini akan membahas tugas dan tanggung jawab dari seorang pengawas. Sebenarnya tugas dan tanggung jawab pengawas pada suatu perusahaan sangat beragam, tergantung dengan jenis perusahaannya. Tetapi, secara umum tugas supervisor adalah sebagai berikut Mengatur rekan kerja yang menjadi bawahannya. Menjelaskan deskripsi pekerjaan dengan baik dan jelas. Memberikan pengarahan kepada rekan kerja bawahannya. Melakukan kontrol dan evaluasi. Memotivasi rekan-rekan kerja bawahannya atau tim yang dia pegang. Selain itu, yang menjadi tanggung jawabnya pada suatu perusahaan adalah memimpin dan mengorganisasikan tim kerjanya dengan baik agar pekerjaan berjalan lancar dan mencapai hasil yang maksimal, serta aman dan tidak mengganggu keselamatan rekan kerja. Baca juga Cara Tepat Menentukan Besaran Gaji Pegawai Wewenang Pengawas di Perusahaan Supervisor merupakan jenis pekerjaan yang dinamis. Dinamis disini maksudnya bahwa pekerjaannya tergantung dengan penyesuaian budaya yang perusahaan miliki, tujuan perusahaan, akses sumberdaya yang mumpuni dan keahlian dari sumber daya manusia dalam setiap departemen dalam perusahaan. Seorang pengawas mungkin akan melakukan peran yang berbeda-beda bahkan di hari yang sama. Setelah mengetahui tugas dan tanggung jawabnya, berikut ini merupakan wewenang yang seorang pengawas miliki Memberhentikan kegiatan atau tugas yang yang kurang memberikan manfaat bagi perusahaan. Memberikan penilaian atas kinerja rekan kerja bawahannya. Melakukan peneguran terhadap karyawan yang kinerjanya kurang baik atau melakukan suatu kesalahan. Memberikan usulan mengenai promosi jabatan kepada rekan bawahannya. Memberikan hukuman kepada karyawan yang telah melakukan pelanggaran dalam bekerja. Supervisor memiliki peran penting dalam sebuah organisasi sehingga keberadaannya bisa mempengaruhi tujuan tim dan kelancaran setiap prosesnya. Mereka harus bisa memecahkan masalah, mengambil keputusan dengan tepat dan mengambil tindakan yang benar dalam menangani masalah perusahaan. Langkah yang dapat Anda Lakukan untuk Menjadi Supervisor Semua karyawan dalam perusahaan memiliki peluang yang sama untuk menjadi seorang supervisor. Namun, jika Anda menginginkannya, Anda harus memiliki pengalaman kerja yang cukup. Seorang karyawan setidaknya memiliki pengalaman kerja selama 3-4 tahun untuk bisa menjabat sebagai seorang pengawas. Selain itu, pekerja juga harus menunjukkan kualitas dan kinerja yang baik secara konsisten kepada pengawas dan manajer kantor. Pada perusahaan besar, manajer bahkan akan mengutamakan karyawan yang memiliki kemampuan kepemimpinan dan inovasi. Hal ini selaras dengan tugas supervisor yang selalu harus mengawasi, memimpin, dan membuat strategi kerja di dalam sebuah tim. Oleh karenanya, jika Anda ingin menjadi seorang supervisor belajarlah dari hal-hal yang telah Anda lakukan atau bisa mengikuti kelas atau pelatihan terkait kepemimpinan. Baca juga Attendance Management Software untuk Membantu Kerja HR Kesimpulan Demikianlah pembahasan mengenai supervisor mulai dari pengertian hingga bagaimana cara agar Anda dapat menjadi seorang supervisor. Supervisor sejatinya memiliki tugas untuk mengawasi dan memberikan arahan terhadap staf bawahannya. Untuk dapat menjadi seorang supervisor dibutuhkan kerja keras, pengalaman yang cukup, serta kinerja yang baik dalam bekerja. Seorang supervisor juga melakukan hal yang dilakukan oleh staf bawahannya. Mereka akan sama-sama melakukan perhitungan akuntansi, menjadwalkan pembelian, dan memahami bagaimana demand dari target pasar. Permudah segala aktivitas tersebut dengan software procurement dan software CRM dari EQUIP. Software procurement terbaik dari EQUIP akan meningkatkan seluruh kegiatan pembelian bisnis mulai dari biaya pembelian yang lebih efisien, menyederhanakan pengelolaan purchasing untuk multi cabang hingga analisa stok yang komprehensif. Semua aktivitas tersebut terintegrasi dalam satu sistem pembelian yang lengkap. Sementara itu, software CRM terbaik dari EQUIP akan membantu Anda untuk meningkatkan prospek bisnis dan memantau penjualan dan aktivitas tim sales secara real-time. Tunggu apalagi segera jadwalkan demo gratis kepada tim kami agar Anda dapat segera merasakan kemudahan dalam mengelola bisnis Anda. TUGAS DAN TANGGUNGJAWAB PENGAWAS A. TUGAS DAN TANGGUNGJAWAB PENGAWAS 1. Mengawal disiplin pelajar. 2. Mementingkan imej diri dan menunjukkan teladan yang baik kepada pelajar dan pengawas junior. 3. Menjaga imej dan nama baik sekolah. 4. Membantu guru, pembantu kepada para guru dari segi penyampaian arahan atau maklumat kepada rakan-rakan pelajar. 4. Memastikan keceriaan sekolah dijaga. 5. Mematuhi peraturan sekolah sambil menguatkuasakannya. 6. Memimpin rakan-rakan pelajar. 7. Mencegah kes jenayah di sekolah. 8. Menghormati guru. 9. Tidak memberat sebelah dalam tugas harian. 10. Serius dan bersikap positif semasa menjalankan setiap tugas, sentiasa menjalankan tugas dengan penuh dedikasi. 11. Mendisiplinkan diri sebelum mendisiplinkan pelajar lain. 12. Memastikan diri sendiri mencapai prestasi yang cemerlang dalam bidang akademik, kokurikulum, sahsiah dan disiplin. 13. Sentiasa peka terhadap apa yang berlaku dan memberikan cadangan dan pendapat kepada Lembaga Pengawas untuk memperbaiki keadaan. 14. Mengenalpasti pelajar-pelajar yang bermasalah disiplin dan cuba sedaya upaya untuk mengubah sikap mereka. 15. Mempengaruhi para pelajar untuk berdisiplin dan memberikan teguran kepada mereka yang bersalah. 16. Menyimpan rekod atau maklumat pelajar yang bersalah sebagai panduan masa hadapan. 17. Patuh kepada ketepatan masa. Para pengawas harus sampai ke tempat tugas lebih awal daripada masa yang ditetapkan. 18. Memastikan para pelajar beratur semasa membeli makanan di kantin, pergi ke makmal sains atau bengkel dan di luar kelas sebelum nyanyian lagu Negaraku pada setiap pagi dan selepas waktu rehat Jakarta Usaha pertambangan mineral dan batubara merupakan kegiatan yang sangat berisiko, tak hanya dari keselamatan kerja. Itu karena kegiatan usaha ini memerlukan modal sangat besar dan teknologi tinggi. Guna mendukung kegiatan pertambangan yang sesuai dengan karakteristik dan risiko tersebut, perlu penerapan dengan ketat sesuai aturan dan perundang-undangan. Selain itu, sangat penting memastikan sumber daya manusia yang terlibat memiliki kompetensi yang berkualitas. Tips Membuat Kue Tart dengan Mudah Intip Cara Merawat Kucing Usai Melahirkan Ini Rahasia BRI Jadi Perusahaan Terbesar di Indonesia versi Forbes Salah satunya adalah pengawas operasional. Posisi ini adalah orang yang ditunjuk dan bertanggung jawab kepada Kepala Teknik Tambang KTT/Penanggungjawab Teknik dan Lingkungan PTL dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya. Adalah inspeksi, pemeriksaan, dan pengujian kegiatan operasional pertambangan di wilayah yang menjadi tanggung jawabnya sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku. Menurut Keputusan Menteri Nomor 1827 K/30/MEM/2018, tugas dan tanggung jawab pengawas operasional, meliputi tanggung jawab kepada KTT/PTL untuk keselamatan dan kesehatan semua pekerja tambang yang menjadi bawahannya; melaksanakan inspeksi, pemeriksaan, dan pengujian; bertanggung jawab kepada KTT/PTL atas keselamatan, kesehatan, dan kesejahteraan dari semua orang yang ditugaskan kepadanya; serta membuat dan menandatangani laporan pemeriksaan, inspeksi, dan operasional pertambangan mineral dan batubara terdiri atas tiga tingkatan. Yaitu Pengawas Operasional Pertama POP, Pengawas Operasional Madya POM dan Pengawas Operasional Utama POU. Untuk menyiapkan sumber daya manusia yang berkompeten sesuai tuntutan kebutuhan tenaga profesional, diperlukan adanya kerja sama antara instansi pemerintah, Lembaga Sertifikasi Kompetensi, dan dunia usaha/industri. Kerja sama tersebut diwujudkan dalam penerapan Standar Kompetensi Kerja Khusus SKKK. Salah satunya SKKK Pengawas Operasional di bidang pertambangan mineral dan batubara. PPSDM Geominerba sebagai instansi pemerintah di bawah Kementerian ESDM, juga merupakan lembaga pendidikan dan pelatihan yang telah terakreditasi A KA-LDPP Kementerian ESDM. PPSDM menjadi fasilitator industri pertambangan dengan mengadakan diklat pemenuhan dan uji kompetensi pengawas operasional. Mulai dari level pertama POP, madya POM, dan utama POU. Info lebih lanjut bisa menghubungi call center PPSDM Geominerba 08212 6666 230 atau ** Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan. Tabel 1. MATRIK TUGAS POKOK PENGAWAS 4. Tanggung Jawab dan Wewenang Pengawas Pelaksanaan pengawasan pendidikan agama Islam di lingkungan Departemen Agama RI harus dilakukan atas dasar rumusan tugas dan tanggung jawab yang telah dibebankan dan digariskan dalam berbagai Rincian Tugas Pengawasan Akademik Teknis PendidikanPembelajaran Pengawasan Manajerial Administrasi dan Manajemen Sekolah A. Inspecting Pengawasan 1. Pelaksanaan kurikulum mata pelajaran 2. Proses pembelajaranpraktikumstudi lapangan 3. Kegiatan ekstra kurikuler 4. Penggunaan media, alat bantu dan sumber belajar 5. Kemajuan belajar siswa 6. Lingkungan belajar 1. Pelaksanaan kurikulum sekolah 2. Penyelenggaraan administrasi sekolah 3. Kinerja kepala sekolah dan staf sekolah 4. Kemajuan pelaksanaan pendidikan di sekolah 5. Kerjasama sekolah dengan masyarakat B. Advising Menasehati 1. Menasehati guru dalam pembelajaranbimbingan yang efektif 2. Guru dalam meningkatkan kompetensi professional 3. Guru dalam melaksanakan penilaian proses dan hasil belajar 4. Guru dalam melaksanakan penelitian tindakan kelas 5. Guru dalam meningkatkan kompetensi pribadi, sosial dan pedagogic 1. Kepala sekolah di dalam mengelola pendidikan 2. Kepala sekolah dalam melaksanakan inovasi pendidikan 3. Kepala sekolah dalam peningkatan kemamapuan profesional kepala sekolah 4. Menasehati staf sekolah dalam melaksanakan tugas administrasi sekolah 5. Kepala sekolah dan staf dalam kesejahteraan sekolah C. Monitoring Memantau 1. Ketahanan pembelajaran 2. Pelaksanaan ujian mata pelajaran 3. Standar mutu hasil belajar siswa 4. Pengembangan profesi guru 5. Pengadaan dan pemanfaatan sumber-sumber belajar 1. Penyelenggaraan kurikulum 2. Administrasi sekolah 3. Manajemen sekolah 4. Kemajuan sekolah 5. Pengembangan SDM sekolah 6. Penyelenggaraan ujian sekolah 7. Penyelenggaraan penerimaan siswa baru D. Coordinatin g Mengkoordi nir 1. Pelaksanaan inovasi pembelajaran 2. Pengadaan sumber-sumber belajar 3. Kegiatan peningkatan kemampuan profesi guru 1. Mengkoordinir peningkatan mutu SDM sekolah 2. Penyelenggaraan inovasi di sekolah 3. Mengkoordinir akreditasi sekolah 4. Mengkoordinir kegiatan sumber daya pendidikan E. Reporting Melaporkan 1. Kinerja guru dalam melaksanakan pembelajaran 2. Kemajuan belajar siswa 3. Pelaksanaan tugas kepengawasan akademik 1. Kinerja kepala sekolah 2. Kinerja staf sekolah 3. Standar mutu pendidikan 4. Inovasi pendidikan kebijakan pemerintah. Secara rinci, tanggung jawab pengawas pada satuan pendidikan menengah dijelaskan sebagaimana berikut a. Melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan kinerja guru di SMP, SMASMK dan SLB dan penyelenggaraan pendidikan di Madrasah Tsanawiyah, Madrasah Aliyah dan Madrasah Diniyah. b. Melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan tugas guru dari SMP, SMASMK dan SLB dan guru serta tenaga lain di Madrasah Tsanawiyah, Madrasah Aliyah dan Madrasah Diniyah. c. Melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler PAI pada SMP, SMASMK dan SLB serta kegiatan ekstrakurikuler pada Madrasah Tsanawiyah, Madrasah Aliyah dan Madrasah Diniyah. 38 Dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sebagai pengawas sekolahsatuan pendidikan, setiap pengawas memiliki kewenangan yang melekat pada jabatannya. Beberapa kewenangan yang ada pada pengawas adalah kewenangan untuk a. Bersama pihak sekolah yang dibinanya, menentukan program peningkatan mutu pendidikan di sekolah binaannya. b. Menyusun program kerjaagenda kerja kepengawasan pada sekolah binaannya dan membicarakannya dengan kepala sekolah yang bersangkutan. c. Menentukan metode kerja untuk pencapaian hasil optimal berdasarkan program kerja yang telah disusun. d. Menetapkan kinerja sekolah, kepala sekolah dan guru serta tenaga kependidikan guna peningkatan kualitas diri dan layanan pengawas. 38 Amin Thaib BR dan Sahrul Sobirin eds., h. 80 Adapun wewenang yang diberikan kepada pengawas meliputi a. Memilih dan menentukan metode kerja untuk mencapai hasil yang optimal dalam melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai dengan kode etik profesi, b. Menetapkan tingkat kinerja guru dan tenaga lainnya yang diawasi beserta faktor-faktor yang mempengaruhinya, c. Menentukan atau mengusulkan program pembinaan serta melakukan pembinaan kepada kepala sekolah, dan atau pejabat struktural pembina sekolah yang bersangkutan, d. Melakukan penilaian terhadap pelaksanaan kegiatan supervisi yang meliputi keterbacaan dan keterlaksanaan program supervisi, keterbacaan dan kemantapan instrument, hasil supervisi, kendala, dan tindak lanjutnya. 39 Wewenang tersebut menyiratkan adanya otonomi pengawas untuk menentukan langkah dan strategi dalam menentukan prosedur kerja kepengawasan. Namun demikian pengawas perlu berkolaborasi dengan kepala sekolah dan guru agar dalam melaksanakan tugasnya sejalan dengan arah pengembangan madrasah yang telah ditetapkan kepala madrasah. B. Pelaksanaan dan Teknik Supervisi Akademik

tugas dan tanggung jawab pengawas